Batik, Simbol Warisan Kesenian yang
Memiliki Ragam Cerita dan Filosofi

Seberapa sering kamu menggunakan batik? Apakah ketika menghadiri kondangan atau seragam hari Jum’at di kantor? Terlepas dari seberapa seringnya kamu menggunakan batik sebagai outfit harian mu, di balik indahnya corak dan motif yang melekat pada batik memiliki cerita dan filosofi tersendiri.

 

Setiap tanggal 2 Oktober, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Batik yang merupakan warisan kesenian memiliki cerita dan filosofi yang beragam. Keberagaman ini dipengaruhi oleh ciri khas atau keyakinan yang melekat pada setiap daerah. Mulai dari batik Solo, Yogyakarta, Magetan, Cirebon, Pekalongan, hingga Rembang memiliki ciri khas dan cerita masing-masing. Kali ini, melalui tulisan yang memang didedikasikan untuk memperingati Hari Batik Nasional akan mengajakmu untuk mengetahui cerita di balik jenis kain batik. 

 

1. Batik Parang Kusumo

goodnewsfromindonesia.com

Mendengar kata mega mendung tidak melulu mengarah pada salah satu sebutan minuman yang biasa dipesan di warung pojok kantor. Batik Mega Mendung merupakan batik yang berasal dari Kota Cirebon. Memiliki corak yang unik yaitu awan dengan warna gelap seperti biru tua, merah tua atau warna gelap lainnya. 

Menariknya, motif batik Mega Mendung ditampilkan dalam tujuh gradasi warna yang berlapis. Ketujuh warna ini melambangkan tujuan lapisan langit yang ada di alam semesta serta Mega Mendung dimaknai dengan kehidupan manusia yang harus dilalui dengan sikap sabar, teduh dan tidak mudah marah. 

 

3. Batik Tujuh Rupa

adhiantirina.com

Batik Tujuh Rupa merupakan batik khas Pekalongan yang menjadi salah satu dari beragam jenis batik yang populer di Indonesia. Ciri dari batik yang satu ini didominasi dengan corak hewan dan tumbuhan. Selain disebut sebagai batik Tujuh Rupa, batik yang satu ini juga disebut sebagai batik pesisir yang menggambarkan kehidupan masyarakat pesisir yang mudah beradaptasi dengan budaya luar. 

 

4. Batik Kawung

Bergaya.ID

Salah satu batik populer yang berbentuk seperti kolang-kaling yang menggambarkan sifat pengendalian diri yang baik, hati yang tulus dan bersih serta tanpa adanya perasaan iri dengki pada yang lain.

5. Batik Tambal

fitinline.com

Sesuai dengan namanya, batik Tambal memiliki berbagai macam corak yang disusun menyambung dan saling berkaitan sehingga menyerupai kain tambal. Motif ini memiliki simbol untuk senantiasa memperbaiki sesuatu yang rusak.

Artikel singkat ini hanya menunjukkan lima jenis batik populer di Indonesia. Banyak ragam motif batik yang memiliki corak indah dan filosofi dalam lainnya. Di antara ke lima batik di atas, ada gak sih yang kamu miliki?